Cristiano Ronaldo Dipaksa Mending Tutup Mulut Saja!

Cristiano Ronaldo Dipaksa Mending Tutup Mulut Saja! – Bintang Manchester United, Cristiano Ronaldo mendapatkan anjuran untuk tutup mulut karena telah membuat beberapa permasalahan di teamnya. Anjuran itu dilemparkan bekas pemain Manchester City, Trevor Sinclair, Musim panas lalu, Ronaldo memilih untuk tinggalkan Juventus. Sempat dihubungkan dengan Manchester City, CR7 pada akhirnya pilih bertambat ke United yang disebut bekas timnya.

Dalam masa ke-2 nya bersama Setan Merah, Ronaldo selama ini telah membuat 14 gol dan tiga assist di dalam 21 performa di semua persaingan, Lepas dari catatan impresif dari segi jumlah gol itu, Ronaldo di-claim berasa sedih dan frustrasi dengan performa Manchester United keseluruhannya.

Artikel Terkait : Juventus Tertarik Mengusung Pierre-Emerick Aubameyang

Cristiano Ronaldo Patut Dituding

Banyak permasalahan yang dirasakan Manchester United musim ini. Menurut Sinclair, beberapa permasalahan itu kemungkinan ada karena kedatangan Ronaldo di team, “Saya mulai berpikiran jika Manchester City menghindar peluru dengan tidak mengambil Cristiano,” tutur Sinclair di talkSPORT.

“Anda menyaksikan beberapa pemain yang kesusahan memperlihatkan perform terbaik di Manchester United, Bandar Slot Bet Terkecil  pemain muda, [Jadon] Sancho, [Marcus] Rashford, mereka betul-betul kesusahan untuk bermain bagus,” “Sudah pasti Anda dapat [menyalahkan Ronaldo]. Kenali peranan Anda, Anda seorang pemain sepak bola, Anda diambil oleh club sepak bola,” tegasnya.

Anjuran Trevor Sinclair

Selanjutnya, Sinclair juga merekomendasikan Ronaldo untuk diam dan menjawab semua kritikan dengan performa bagus di lapangan, Slot Bet Rendah “Tutup mulut Anda karena kadang itu ialah hal terbaik untuk dilaksanakan. Ia mengakibatkan banyak permasalahan di timnya,” papar Sinclair.

“Tidak cuma minimnya gol dalam beberapa saat terakhir, Bandar Slot Gampang Jackpot tapi bukti jika Ole [Gunnar Solskjaer] sudah pergi dan Michael [Carrick] masuk dan mencadangkannya dalam suatu laga.”